Ads 468x60px

Kuatkanlah Hatimu Lewati Setiap Persoalan Tuhan Yesus Selalu Menopangmu Jangan Berhenti Harap Pada-Nya

Rumah Setan

Baca : Lukas 11:24-26

Akhirnya keadaan orang itu lebih buruk daripada keadaannya semula. (Lukas 11:26)


Rumah Setan

Rumah Setan - Semasa kanak-kanak, setiap kali melewati jalan itu saya melirik ke arah rumah besar di ujung jalan. Bercampur-aduk rasa takut sekaligus rasa ingin tahu seorang anak. Warga sekitar menyebutnya sebagai “rumah setan”. Besar, gelap, dan menyeramkan. Kata orang, dulu penghuninya bangsawan Indo-Belanda. Tetapi, sudah lama mereka pergi--entah ke mana. Rumah itu kosong. Sepi. Tanpa penghuni. Sejak itu bermunculan ragam-macam cerita seram tentangnya.

Hati dan pikiran manusia ibarat sebuah rumah. Tempat hunian. Jadi harus berpenghuni. Jangan dibiarkan kosong. Jika roh jahat telah diusir dari seseorang--seperti yang dikisahkan dalam Lukas 11:14-23--selanjutnya harus segera ada penghuni baru yang menggantikan. Jika tidak, "kekosongan" yang dibiarkan terus-menerus bakal mengundang kerusakan yang lebih buruk lagi (ay. 26). Siapakah Penghuni baru itu? Lukas telah menyiapkan jawabannya di ayat 13. Itulah Roh Kudus! Dia mau menghuni dan beraktivitas di situ!

Jangan dibiarkan kosong. Berbahaya! Pikiran jangan kosong. Hati pun apalagi. Jadwal tak baik dibiarkan kosong. Melamun dan menganggur berpotensi mengundang hal-hal yang negatif. Kebiasaan buruk yang telah dibuang harus segera diganti dengan yang baru untuk mencegahnya muncul kembali. Para pensiunan patut mencari kegiatan pengganti yang positif. Kehidupan baru anak-anak Tuhan harus penuh. Penuh dengan Roh--yang selain menghuni, juga ingin aktif berkarya di dalam hidup kita.—PAD

HIDUP BARU ITU ARTINYA MEMBUANG PERI KEHIDUPAN LAMA,
LALU MENGISI DAN MENGGANTIKANNYA DENGAN YANG BARU

Bacaan Alkitab Setahun : 2 Samuel 13-14
Diambil dari Renungan Harian - Alkitabku Aplikasi Android - www.alkitabku.com